HOME        LAYANAN LES PRIVAT        PENGAJAR        TESTIMONI        TENTANG KAMI        LOWONGAN PEKERJAAN

Metoda Problem Based Learning (PBL) Les Privat JEC Bandung

Metoda Problem Solving Learning Les Privat JEC Bandung
Dari gambar di atas terlihat perbedaan yang jelas antara sistem pengajaran tradisional dan Problem Based Learning (PBL).  Les privat sangat cocok menggunakan metoda ini.

Sistem pembelajaran tradisional pengajar atau guru les privat menjelaskan apa yang kira-kira siswa butuhkan, siswa menangkap pelajaran tersebut dan menghafalkannya di otak siswa. Kemudian siswa akan diberikan persoalan atau soal, kemudian siswa mengerjakan soal tersebut. Metoda ini biasa diberlakukan di sekolah umum atau bimbel regurel.

Pada Problem Based Learning (PBL) pertama yang dilakukan oleh pengajar atau guru les privat adalah mengidentifikasi masalah yang ada di siswa. Pengajar memgidentifikasi yang dibutuhkan atau diinginkan siswa. Kemudian guru les privat mengajar siswa sesuai dengan materi yang diminta atau dibutuhkan oleh siswa. Lalu membedah lebih dalam materi serta memecahkan permasalahan siswa terhadap materi tersebut. Tentunya metoda ini sangat efektif dan efisien untuk les privat.

Guru les privat mengidentifikasi masalah belajar pada siswa, memberikan materi sesuai masalah, dan membantu memecahkannya, tentunya sangat efektif karena akan fokus pada permasalahan siswa tersebut serta akan lebih efektif bila dibandingkan dengan traditional learning. Guru les privat akan mengajarkan sesuai masalah siswa tentunya akan lebih efisien karena siswa tidak diajarkan materi yang siswa tidak butuhkan atau siswa yang sudah mengerti. Ini akan menghemat waktu pertemuan les privat.

Metoda Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu dari kelebihan Les Privat JEC Bandung. Simak juga kelebihan kami lainnya seperti pembelajaran berbasis motivasi dan psikologi.


Strategi Guru dan Guru Les Privat Memotivasi Siswa

Strategi Guru dan Guru Les Privat Memotivasi Siswa
Dalam mendorong keberhasilan mewujudkan tujuan belajar, motivasi bagaikan bensin yang dapat menggerakan mesin mobil menuju tempat tujuannya. Elliot (2000) mengemukakan bahwa motivasi adalah keadaan internal yang menyebabkan kita bertindak, mendorong kita pada arah tertentu, dan menjaga kita tetap bersemangat pada aktivitas tertentu.Motivasi membantu siswa cepat memahami pelajaran secara lebih baik sehingga mampu meraih tujuan belajar.

Sebagian besar siswa membutuhkan  guru mereka menginspirasi, memberikan tantangan, dan menstimulasi mereka. Karakter dan tindakan guru pada saat belajar atau les privat mengajar dapat mentransformasi derajat motivasi siswa sehingga menjadi lebih tinggi atau sebaliknya.

Tidak ada satu rumus dan formula instan yang dapat digunakan untuk memotivasi siswa dalam belajar maupun les privat. Guru harus terdidik dan terlatih secara profesional dalam meningkatkan motivasi siswa. Secara ideal guru telah disiapkan dan terampil membangun cita-cita siswa.

Sebelumnya telah dibahas mengenai Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siswa Dalam Belajar Termasuk Les Privat. Masing-masing siswa bisa dipengaruhi oleh faktor yang berbeda. Guru dan guru les privat dapat memotivasi tinggi melalui tips dan strategi berikut :

1. Menciptakan iklim belajar yang terbuka dan positif dengan menitikberatkan pada kebutuhan siswa saat ini, yaitu memenuhi apa yang menjadi motif awal ketertarikan mereka pada materi pelajaran. Metoda problem solving learning menitik beratkan pada kebutuhan siswa.

2. Membuat siswa aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Siswa belajar dengan melaksanakan tindakan (doing), membuat (making), menulis (writing), merancang (designing), menciptakan (creating), dan memecahkan persoalan (solving). Kepasifan akan mengurangi motivasi dan keingintahuan siswa. Dengan cara les privat siswa tidak akan malu-malu bertanya pada guru les privat dan memeiliki kesempatan untuk siswa aktif.

3. Mengajak siswa untuk menganalisis apa yang membuat kelas menjadi lebih atau kurang termotivasi. Hasil penelitian menyimpulkan setidaknya ada delapan karakteristik yang menjadi kontribusi utama pada motivasi siswa, yaitu :
  •     antusiasme guru    
  •     pengaturan pengajaran
  •     relevansi materi pelajaran
  •     keterlibatan aktif siswa
  •     kesesuaian tingkat kesulitan materi
  •     penggunaan contoh yang sesuai, kongkrit dan mudah dipahami
  •     keberagaman
  •     hubungan antara guru dan siswa
    Faktor-faktor ini yang selalu acuan guru Les Privat Nucleus Education Bandung perhatikan selalu.
4. Merancang tindakan pengajaran yang dapat memotivasi siswa
  •     Menargetkan harapan yang tinggi tetapi realistik pada siswa
  •     Membantu siswa merumuskan tujuan mereka
  •     Memberitahukan siswa apa yang perlu mereka lakukan agar lulus mata pelajaran yang ada ajar  dengan sukses
  •     Membantu siswa menemukan manfaat dan pentingnya materi yang sedang dipelajari
  •     Memperkuat motivasi diri siswa
  •     Menghindari suasana kompetesi yang berlebihan antar siswa. Lebih baik mengarahkan siswa ke kompetisi kerja tim
  •     Menunjukkan antusiasme Anda sebagai guru pada materi pelajaran

5. Merumuskan RPP yang dapat memotivasi siswa
  •     Bertolak dari poin kekuatan dan ketertarikan siswa
  •     Jika memungkinkan, memberikan pilihan pada siswa untuk menentukan bagian materi yang akan  dibahas lebih mendalam
  •     Meningkatkan level kesulitan belajar secara gradual sejalan dengan perkembangan semester
  •     Memvariasikan cara Anda mengajar (role playing, debates, brainstorming, discussion, demonstrations, case studies, audiovisual presentations, guest speakers, atau small group work)

6. Mengurangi penekanan ke nilai
  •     Memberikan penekanan pada pemahaman dan pembelajaran dibandingkan nilai
  •     Menghindari penggunaan nilai sebagai ancaman
  •     Merancang test yang mendorong siswa ke jenis pembelajaran yang Anda ingin dicapai oleh siswa. Jika ingin siswa belajar menghapal maka berikanlah soal hapalan. Namun, jika ingin siswa belajar menganalisis dan mengevaluasi, berikanlah soal yang mengarah ke sana.

7. Memotivasi siswa dengan menanggapi hasil kerja mereka
  •     Memberikan umpan balik segera pada siswa
  •     Memberikan penghargaan atas kesuksesan yang diraih
  •     Menginformasikan kesuksesan kerja yang diraih teman mereka
  •    Memberikan feedback negatif secara spesifik. Identifikasi kelemahan siswa terkait pada kinerjanya saat pengerjaan tugas, bukan pada siswa secara personal.
  •     Menghindari komentar yang merendahkan diri siswa sehingga membuat mereka merasa tidak cakap.
  •     Memberikan kesempatan bagi siswa untuk sukses dengan cara menugaskan hal yang tidak terlalu mudah maupun terlalu sulit.
  •     Menghindari memberikan jawaban langsung pada pekerjaan rumah siswa. Berikan kesempatan pada siswa untuk berjuang menemukan jawaban
  •     Membantu siswa merasa bahwa mereka adalah anggota yang berharga dalam komunitas belajarnya

8. Memotivasi siswa untuk membaca
  •     Menugaskan siswa membaca materi bacaan setidaknya dua sesi sebelum dilakukan diskusi
  •     Menugaskan siswa membuat pertanyaan dari bahan bacaan. sebagai reward, guru dapat mempertimbangkan pertanyaan siswa sebagai bahan ujian.
  •     Menugaskan siswa untuk menuliskan beberapa kalimat yang dapat meringkas hasil bacaannya
  •     Memberikan pertanyaan sederhana namun mendalam tentang bacaan tersebut. Sebagai contoh, Apakah kamu bisa memberikan satu atau dua poin dari bahan bacaan yang kamu anggap penting? atau Menurut kamu sub bab apa yang perlu kita review ulang dan diskusikan di kelas?
  •     Mengadakan sesi membaca bersama di kelas secara bergantian
  •     menyiapkan ujian untuk bahan yang tidak sempat didiskusikan

Uraian di atas mendeskripsikan secara singkat mengenai tips dan strategi memotivasi siswa. Tentunya rekan-rekan guru les privat di Les Privat NEC Bandung yang berkantor pusat di Bandung memiliki pengalaman dan permasalahan yang lebih nyata di lapangan.Sehingga lebih berpengalaman & berkompeten untuk memotivasi siswa.

Sumber referensi :
Bligh, D. A. What’s the Use of Lecturing? Devon, England: Teaching Services Centre, University of Exeter, 1971.
Davis, B.G. Motivating Students. http://honolulu.hawaii.edu/intranet/committees/FacDevCom/guidebk/teachtip/motiv.htm
M. Sobry Sutikno. PERAN GURU DALAM MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA. http://www.bruderfic.or.id/h-129/peran-guru-dalam-membangkitkan-motivasi-belajar-siswa.html.
Motivasi pada Siswa. http://psychemate.blogspot.com/2007/12/motivasi-pada-siswa.html
Sass, E. J. “Motivation in the College Classroom: What Students Tell Us.” Teaching of Psychology, 1989, 16(2), 86-88.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siswa Dalam Belajar Termasuk Les Privat

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siswa Dalam Belajar Termasuk Les Privat

Sebelum nya telah dijelaskan apa itu motivasi dan Pentingnya Motivasi Dalam Belajar & Les Privat.

Pada dasarnya, motivasi ada dua jenis yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.
  • Motivasi intrinsik timbul dari dalam diri individu sendiri atas kemauan sendiri,tanpa ada paksaan dorongan orang lain.
  • Motivasi ekstrinsik timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, suruhan, atau paksaaan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar.
Guru les privat jelas dapat membentuk motivasi ekstrinsik dalam memotivasi siswa. Maka guru les privat harus mengetahui faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam memotivasi siswa. Bligh (1971) dan Sass (1989) mengemukakan bahwa motivasi siswa dalam belajar dipengaruhi oleh :
  •     Ketertarikan siswa pada mata pelajaran
  •     Semangat untuk meraih pencapaian prestasi
  •     Persepsi siswa tentang penting atau tidaknya materi tersebut
  •     Pengakuan orang lain
  •     Kepercayaan diri siswa
  •     Penghargaan diri siswa
  •     Besar kecilnya tantangan
  •     Kesabaran siswa
  •     Ketekunan siswa
  •     Tujuan hidup yang hendak siswa capai (cita-cita siswa)
Kesepuluh faktor ini lah yang Les Privat NEC Bandung perhatikan agar guru les privat dapat memotivasi siswa sehingga semangat belajar. Strategi apa saja yang dapat guru lakukan dalam memotivasi siswa dalam belajar dan les privat. Silahkan baca artikel selanjutnya Strategi Guru dan Guru Les Privat Memotivasi Siswa.

Pentingnya Motivasi Dalam Belajar & Les Privat

Motivasi Belajar
Setiap usaha atau kegiatan manusia dimana dan kapan saja, tak selamanya menempuh jalan mulus seperti yang diharapkan. Di satu sisi, manusia menginginkan suatu kesuksesan gemilang, namun di sisi lain harapan manusia selalu saja menemukan hambatan-hambatan. Demikian pula dalam kegiatan belajar mengajar, sangat banyak kendala-kendala atau hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam membelajarkan siswa baik di kelas maupun guru les privat.

Dalam kegiatan belajar mengajar baik di kelas maupun di les privat sengat diperlukan adanya motivasi. Hasil belajar akan menjadi optimal kalau ada motivasi belajar. Makin tepat motivasi yang diberikan, akan makin berhasil pula pelajaran itu. Jadi motivasi belajar akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para sisiwa.

Siswa yang termotivasi dalam belajar memiliki tekun dalam menghadapi tugas atau dapat bekerja secara terus menerus dalam waktu lama, ulet menghadapi kesulitan dan tidak muda putus asa, tak cepat puas atas prestasi yang diperoleh, menunjukan minat yang besar terhadap masalah-masalah belajar, lebih suka belajar sendiri, tidak cepat bosan dengan tugas-tugas rutin, dapat mempertahankan pendapatnya, dan senang mencari dan memecahkan masalah. Untuk itulah Les Privat NEC Bandung tidak hanya membimbing siswa belajar tetapi juga memotivasi siswa dalam belajar.

Berlanjut ke: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Siswa Dalam Belajar Termasuk Les Privat

Semangat Belajar & Menuntut Ilmu Rian Perlu Ditiru

Sahabat belajar ada kisan menarik nich dari teman kita yang tetap semangat dalam belajar.

Bandung - Seorang peserta ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) terpaksa harus ujian di dalam ambulans. Ambulans dari RS Santosa tersebut berada tak jauh dari Sekretariat SNMPTN di Labtek V ITB.

Ryan Adiel Julfikar (16) duduk di kasur lipat dalam ambulans RS Santosa. Ryan, terpaksa mengerjakan ujian di ambulans karena menderita Demam Berdarah. Terlihat infus di tangan kirinya masih terpasang, meski begitu ia tetap terlihat bersemangat.

Menurut Ayah Ryan, Rully Soripada (62) saat ditemui di kampus ITB. Anaknya itu, sejak Jumat (11/6/2010) malam diopname di RS Santosa.

"Dia sakit Demam Berdarah, memang saat ini kondisinya demam sudah tidak ada, tapi trombositnya drop, jadi infus masih dipasang di tangan kirinya," ujar Rully yang bersama isterinya datang menemani Ryan.

Dalam SNMPTN ini, Ryan mengambil pilihan I Elektro ITB, sementara pilihan II Elektro UGM. Ryan menyelesaikan sekolahnya di SMP dan SMA Ponpes Modern Assalam Solo. Menurut Rully, Ryan sudah 1 bulan berada di Bandung dan kos di Jalan Kalimantan.

"Jadi sudah 1 bulan di sini, untuk ikut SNMPTN di Bandung. Selama di sini ikut bimbel di Bandung. Saat Jumat sakit padahal sudah mendekati SNMPTN, saya minta guru bimbelnya datang ke RS untuk les privat," tuturnya.

Rully menambahkan, Ryan punya motivasi tinggi untuk ikut SNMPTN. Padahal saat anaknya sakit, ia sempat berfikir anaknya itu tidak akan ikut ujian. Rully pun berharap Ryan dapat mengerjakan ujian dengan baik.

"Awalnya saya menduga Ryan tidak akan bisa ikut ujian. Tapi ada semangat dari dia. Dia juga menyanggupi meskipun drop. Saya berdoa supaya dia tetap bisa melaksanakan.

Saat mengerjakan ujian, Ryan ditemani 1 orang suster dan 1 pengawas. Sementara orang tua Ryan menunggu di sekitar Sekretariat SNMPTN.

(tya/ern)


Sungguh besar motivasi rian untuk belajar. Bagaimana dengan sahabat belajar? Tuntut lah ilmu setinggi-tingginya sehingga dapat menggapai cita-cita yang berguna bagi bangsa & negara kita :)
Ikuti kisah-kisah semangat belajar yang memotivasi temen-temen.

Tips Belajar Dalam Menghadapi Ujian

Tips Belajar Dalam Menghadapi Ujian
Belajar yang dilakukan secara terburu-buru dapat berdampak yang tidak baik. Berikut ini adalah beberapa tips dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Seperti rumus-rumus atau hapalan yang harus dihapal.

Belajar Kelompok

Belajar kelompok dapat menyenangkan karena ditemani oleh teman dan lebih santai. Gunakan juga bantuan guru les privat untuk membantu belajar.


Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar.

Disiplin Dalam Belajar

Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik.

Belajar Dengan Serius dan Tekun

Belajar dengan serius lah dan tekun. Jangan sampai terganggu dengan banyaknya kegiatan yang mengganggu seperti sms-an dan bermain internet ketika belajar di kelas.


Hindari Belajar Berlebihan

Jika menjelang ujian jangan belajar hingga begadang. Usahakan tubuh fit saat ujian.


Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian

Selain bohong itu berdosa. Ketika terbiasa mencontek juga akan berdampak pada ujian-ujian selanjutnya. Karena tidak memiliki ilmu yang melekat di otak menjadi dasar ujian berikutnya.

Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman atau guru les privat.

Tips Memilih Guru Les Privat


Guru Les Privat

Guru les privat diperlukan untuk membimbing siswa ketika belajar dirumah dengan cara les privat. Selain dapat membantu siswa belajar, kehadirannya juga dapat merangsang minat siswa dalam belajar. Adapun tips untuk memilih guru les privat adalah sebagai berikut:

1. Guru Les Privat yang Muda
Guru les privat ini biasanya memiliki sejuta ide buat membangkitkan semangat belajar anak anda. Selain itu, akan memberikan kesan tidak bosan bagi anak.

2. Guru Sesuai dengan Kompetensinya

Jika anak belajar Fisika maka pilih lah guru yang mempunyai latar belakang Pendidikan Fisika. Sekali lagi Pendidikan Fisika. Latar belakang pendidikan akan mempunyai bekal untuk bisa mengajar lebih baik ketimbang dengan Fisika murni atau Teknik Fisika. Apalagi jika berbeda jurusannya yang tidak berhubugan, seperti jurusan Teknik Informatika.

3. Gaya Mengajar Guru

Gaya mengajar guru les privat ini juga harus sesuai dengan karakter siswa sehingga dapat belajar secara nyaman. Kenyamanan siswa ini akanmembuat siswa lebih menyerap pelajaran lebih mudah.

Tips Mengkondisikan Anak Dalam Belajar


Tips Mengkondisikan Anak Dalam Belajar
Banyak belajar anak yang yang tak membaik meskipun sudah les privat dan belajar di dampingi oleh guru les privat.

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan hal ini diantaranya adalah:
1. Kemampuan/bakat anak tidak di bidang tersebut. Misalkan anak tidak berbakat dalam logika matematika namun berbakat di bidang seni. Selalu menggunakan kelebihan dan menutupi kekurangan.
2. Tidak memahami kemauan anak dan orang tua terlalu memaksakan sehingga anak tidak bisa belajar dengan nyaman.
3. Anak merasa bosan dengan suasana belajar. Ubah lah ruangan belajar atau ruangan untuk les privat atau memindahkan tempat belajar misalkan ke halaman, dll.
4. Masalah anak dalam keinginan belajar itu sendiri. Cobalah untuk mengkonsultasikan kepada guru les privat atau guru konseling.

Selanjutnya adalah bagaimana memilih guru les privat dalam belajar agar memberikan hasil yang maksimal.